You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
sampah
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Warga Pinang Ranti Gencarkan Bank Sampah dan Ketahanan Pangan

Ketua RW 05, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur, Herunayono bersama warga tengah menggencarkan upaya pemilahan sampah sampah sejak dini melalui program Bank Sampah.

Melalui Bank Sampah Sri Rejeki, warga bisa melalukan pemilahan

Tidak hanya itu, upaya menjaga ketahanan pangan warga secara mendiri juga terus dilakukan.

Heru mengatakan, program Bank Sampah mulai diadakan sekitar enam bulan lalu dengan melibatkan pengurus RW dan RT yang mengajak warga memilah sampah organik maupun anorganik.

Bank Sampah Mandiri Timbang 10 Kilogram Sampah Anorganik

"Melalui Bank Sampah Sri Rejeki, warga bisa melalukan pemilahan sejak dini sampah yang bisa didaur ulang atau bernilai ekonomi," ujarnya, Minggu (5/2).

Heru menjelaskan, Bank Sampah Sri Rejeki setiap pekannya berhasil mengumpulkan sekitar 60 kilogram sampah yang masih bernilai ekonomi.

"Rata-rata per minggu itu berhasil terkumpul 20 kilogram sampah kardus atau kertas dan 40 kilogram sampah plastik," terangnya.

Ia berharap, program Bank Sampah yang tengah digencarkan di wilayahnya bisa mendapat bantuan modal dasar. Sehingga

warga yang telah mengumpulkan sampah bernilai ekonomi bisa segera menerima pembayaran.

"Kalau ini bisa dilakukan dan warga tidak perlu lama menunggu sampai sampah terkumpul banyak akan bisa lebih memotivasi lagi," ucapnya.

Menurut Heru, di bank sampah ini, sampah organik dikumpulkan lalu diolah menjadi kompos atau pupuk.

"Jadi untuk kebutuhan pupuk tanaman juga bisa kita lakukan secara mandiri," tegasnya.

Ia menambahkan, saat ini di RW 05, Pinang Ranti juga digencarkan upaya penghijauan, khususnya yang berkaitan dengan menjaga ketahanan pangan.

"Berbagai tanaman produktif juga ditanam warga di rumah. Terutama tanaman cabai karena menjadi penyumbang inflasi dan harganya fluktuatif," terangnya.

Heru meyakini, melalui berbagai upaya ini upaya mengatasi persoalan lingkungan, kemiskinan ekstrem dan stunting di wilayah RW 05 bisa dilakukan dengan baik.

"Alhamdulillah, di wilayah kami tidak ada kasus kemiskinan ekstrem dan stunting. Terlebih, ada kolam gizi dan posyandu," akunya.

Murofiatun, warga RT 03/05, Pinang Ranti menyatakan sangat mendukung program positif yang diadakan di wilayahnya seperti Bank Sampah.

"Melalui program Bank Sampah ini saya bisa mendapatkan penghasilan tambahan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11278 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye10256 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6753 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3606 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1697 personFolmer